Mantan Presiden Rusia Sebut Surat Perintah Penangkapan Putin sebagai Tisu Toilet

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengecam perintah penangkapan terhadap Presiden Vladimir Putin yang dikeluarkan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Tuduhan itu dikeluarkan ICC karena Putin dianggap bertanggung jawab secara pribadi serta memberikan perintah atas pendeportasian anak-anak Ukraina secara ilegal serta pemindahan anak-anak juga secara tidak sah dari wilayah pendudukan Rusia di Ukraina.

Selain Putin, ICC juga mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada Maria Lvova-Belova, komisaris untuk hak-hak anak Rusia atas tuduhan yang sama.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia yang juga mantan presiden Dmitry Medvedev menyebut surat perintah itu dengan tisu toilet. 

"(Tidak perlu) Menjelaskan di mana (surat perintah penangkapan), kertas ini seharusnya digunakan...," katanya dalam cuitan, seraya menambahkan emoji tisu toilet di akhir posting-an, dikutip dari Sputnik.

Kecaman juga datang dari anggota parlemen senior yang juga Ketua Komisi Konstitusi Dewan Federasi Rusia, Andrey Klishas, di Telegram.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Baik sama Putin, tapi Juga Baik sama Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal