Mantan Musuh Jadi Mitra: AS Peluk Suriah demi Stabilitas Timur Tengah

Anton Suhartono
Amerika Serikat mengambil langkah berani dengan merangkul Suriah sebagai mitra baru di Timur Tengah (Foto: Istana Kepresidenan Suriah)

Sementara itu, Presiden Al Sharaa menyambut baik dukungan AS namun menegaskan Suriah tetap mempertahankan kedaulatan dan kebijakannya sendiri. Dia mengatakan, kerja sama ini tidak berarti menyerahkan prinsip, melainkan langkah pragmatis demi masa depan yang lebih stabil.

“Kami berbicara tentang masa depan, tentang peluang, bukan masa lalu,” kata Al Sharaa, kepada Fox News.

Langkah Washington merangkul Damaskus menandai perubahan besar dalam lanskap geopolitik Timur Tengah. Dari yang semula musuh bebuyutan, kini AS dan Suriah berdiri di sisi yang sama, setidaknya untuk satu tujuan: menjaga stabilitas kawasan yang selama ini menjadi jantung konflik global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal