Kisah Pilot Bertahan Hidup 38 Hari di Hutan Setelah Pesawatnya Jatuh dan Meledak

Anton Suhartono
Antonio Sena (Foto: AFP)

Setelah beberapa hari, tak ada lagi pesawat yang hilir mudik. Dia beranggapan tim SAR sudah menghentikan pencarian dengan anggapan dirinya sudah mati. Kondisi itu sempat membuat mentalnya patah.

“Saya sangat terpukul. Saya kira tidak akan pernah berhasil, saya akan mati," katanya.

Namun dengan peralatan yang ada, Sena masih berusaha mencari jalan untuk keluar dari belantara. Dia menggunakan baterai ponsel untuk mengaktifkan GPS. Berdasarkan panduan GPS, dia diarahkan berjalan ke timur dan menemukan jalur penerbangan.

Sambil menunggu pesawat melintas, dia terus berjalan dengan mengikuti arah matahari terbit.

“Ada air, tapi tidak ada makanan. Saya juga berisiko dimangsa predator seperti jaguar, buaya, dan anaconda," ujarnya.

Untuk bertahan hidup, Sena memakan buah yang juga dikonsumsi monyet. Di perjalanan dia juga mencuri tiga butir telur burung tinamou biru sebagai pasokan protein.

“Saya belum pernah melihat hutan hujan perawan yang tak tersentuh. Saya mendapati Amazon bukan hanya satu hutan hujan saja, tapi seperti empat atau lima hutan yang menjadi satu," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Prabowo Bertemu Petinggi Embraer Brasil di Istana, Bahas Rencana Beli Pesawat?

Internasional
12 hari lalu

Ngeri! Petir Sambar Demonstrasi Dihadiri Ribuan Orang di Brasil, Puluhan Luka

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Ungkap MBG Capai 55 Juta Penerima dalam Setahun, Lebih Cepat dari Brasil

Internasional
2 bulan lalu

Sao Paulo Brasil Blackout Imbas Pohon Tumbang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal