Kisah Pendeta yang Mengaku Gay di Usia 91 Tahun

Nathania Riris Michico
Underhill mengatakan dia merasa nyaman dengan dirinya untuk pertama kali setelah sekian lama. (FOTO: JUSTIN CREEDY SMITH)

Berjuang dengan seksualitas

Ketika kecil, Underhill adalah bocah pemalu dan orang tuanya sangat kolot, sehingga tidak ada ruang baginya untuk membicarakan orientasi seksualnya.

"Saya tidak tahu diri saya. Saya merasakannya tapi saya tidak bisa menjelaskannya, dan tidak ada yang menerangkan hal itu kepada saya. Seperti Anda tahu, kata homoseksual tidak menjadi bagian dari perbendaharaan kata kita."

Ayahnya bekerja di sebuah pabrik produsen alat elektronik, namun gajinya sangat rendah sehingga keluarganya tidak mampu memenuhi kebutuhan yang tak penting.

Underhill menuturkan interaksinya dengan sang ayah hanya terdiri dari rangkaian perintah dan teguran.

"Saya rasa dia membenci saya. Dia tidak bisa mengungkapkan alasannya."

Sama halnya hubungannya dengan sang ibu, bisa dibilang jauh dari normal. Ibunya sering berkata, "Dari mana kamu mendapat ide ini?"

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh Unggahan SUMA UI soal LGBT, UI Tegaskan Bukan Sikap Resmi Kampus

57 tahun lalu

DPR Siap Bahas Aturan Baru untuk Menindak Pelaku dan Pengkampanye LGBT

57 tahun lalu

MUI Usul Hukuman LGBT Lebih Berat daripada Zina, Termasuk bagi Pelaku Kampanye

57 tahun lalu

MUI Desak DPR-Pemerintah Buat Aturan Khusus LGBT, Minta Hukuman Lebih Berat dari Zina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal