Kejamnya Pemberontak Sudan Bunuh 1.500 Orang, Eksekusi Warga di Masjid dan Rumah Sakit

Anton Suhartono
Pemberontak Sudan, Pasukan Dukungan Cepat (RSF), membunuh setidaknya 1.500 warga sipil dalam 3 hari terakhir (Foto: AP)

Pemerintah Sudan juga menuduh RSF menyerang warga sipil di masjid-masjid selama perebutan kota tersebut baru-baru ini.

“Lebih dari 2.000 warga sipil tewas selama invasi milisi ke El Fasher, yang menargetkan para relawan di masjid-masjid dan Bulan Sabit Merah,” ujar Mona Nour Al-Daem, seorang petugas bantuan kemanusiaan untuk pemerintah Sudan.

Jaringan Dokter Sudan mengatakan para pejuang RSF pada hari Selasa "dengan berdarah dingin membunuh semua orang yang mereka temukan di dalam Rumah Sakit Saudi, termasuk pasien, pendamping mereka, dan siapa pun yang ada di bangsal".

Arab Saudi, Mesir, Qatar, Turki, dan Yordania telah mengutuk pelanggaran yang dilakukan oleh RSF di Sudan.

Arab Saudi menyatakan keprihatinan mendalam atas pelanggaran HAM yang serius dan mendesak RSF untuk melindungi warga sipil. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Masjid di Tangsel Punya Fasilitas Gym Gratis

57 tahun lalu

Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Kemenag Buka Suara soal Heboh Isu Kas Masjid Dikelola Pemerintah

57 tahun lalu

Ledakan Saat Salat Tarawih di Masjid Jember Picu Kepanikan Jemaah hingga Berhamburan Keluar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal