Kejamnya Pemberontak Sudan Bunuh 1.500 Orang, Eksekusi Warga di Masjid dan Rumah Sakit

Anton Suhartono
Pemberontak Sudan, Pasukan Dukungan Cepat (RSF), membunuh setidaknya 1.500 warga sipil dalam 3 hari terakhir (Foto: AP)

"Video terbaru dan paling meresahkan yang muncul adalah video para pemnberontak berkeliaran di tempat yang telah diidentifikasi sebagai Rumah Sakit Saudi di Kota El Fasher, mengeksekusi pasien," kata Morgan.

Para warga yang melarikan diri dari kota tersebut mengatakan setidaknya 500 orang mencari perlindungan di rumah sakit tersebut. Di antara mereka yang tewas terdapat tenaga kesehatan.

Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, lebih dari 460 orang tewas di Rumah Sakit Bersalin Saudi.

Dia mengungkapkan sangat terkejut mendengar laporan tersebut.

Beberapa lembaga juga melaporkan pemerkosaan terhadap perempuan dewasa dan anak-anak di El Fasher.

Jatuhnya El Fasher dari pangkuan pemerintah Sudan berarti RSF hampir sepenuhnya menguasai wilayah Darfur. Kondisi itu juga menimbulkan kekhawatiran luas akan perpecahan baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Masjid di Tangsel Punya Fasilitas Gym Gratis

57 tahun lalu

Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Kemenag Buka Suara soal Heboh Isu Kas Masjid Dikelola Pemerintah

57 tahun lalu

Ledakan Saat Salat Tarawih di Masjid Jember Picu Kepanikan Jemaah hingga Berhamburan Keluar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal