Joe Biden Takut Jatuhkan Sanksi Perusahaan Minyak Rusia Jelang Pilpres AS, Kenapa?

Anton Suhartono
Pemerintahan Presiden Joe Biden bimbang dalam menjatuhkan sanksi terhadap industri minyak Rusia, Iran, dan negara musuh lainnya, sebelum Pilpres AS 2024 (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bimbang untuk menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, Iran, dan negara musuh lainnya. Jika sanksi dijatuhkan, dampaknya harga minyak akan naik.

Ini menjadi pertaruhan bagi Biden menjelang Pilpres AS 2024 yang akan berlangsung pada 5 November mendatang.

Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), mengutip keterangan seorang pejabat senior AS, melaporkan pemerintahan Biden sedang mencari keseimbangan antara sanksi dan menjaga harga minyak tetap rendah.

Ini bisa dilihat dari sanksi terbaru yang dijatuhkan AS ke Rusia pada awal Juni yang lebih mengincar perbankan, bukan industri minyak negara itu.

Sanksi terhadap produsen minyak utama Rusia, Iran, dan Venezuela, tidak sekeras yang diperkirakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Balas Serangan, Iran Gempur Pangkalan AS dan Klaim Hancurkan Pusat AI Serta Depot Drone

7 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

8 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

15 jam lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal