Israel Tak Terima Disalahkan atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Tuding Hizbullah

Anton Suhartono
Israel membantah keterlibatan militernya atas terbunuhnya prajurit TNI di Lebanon Selatan (Foto: Istimewa)

NEW YORK, iNews.id - Israel membantah keterlibatan militernya atas terbunuhnya prajurit TNI anggota pasukan penjaga perdamaian PBB, UNIFIL, dalam insiden di Lebanon Selatan. Melalui Duta Besarnya untuk PBB, Danny Danon, Israel justru menyalahkan kelompok Hizbullah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.

Danon menegaskan ledakan yang menewaskan prajurit TNI bukan berasal dari operasi militer Israel, melainkan akibat bahan peledak yang diduga dipasang oleh Hizbullah. Dia juga menuduh kelompok itu sering meluncurkan roket dari desa-desa dekat posisi pasukan penjaga perdamaian, sehingga menempatkan personel PBB dalam bahaya langsung.

Insiden tragis ini terjadi di wilayah Lebanon Selatan yang menjadi area operasi misi perdamaian PBB UNIFIL. 
Berdasarkan penyelidikan awal PBB, dua prajurit TNI gugur setelah kendaraan yang mereka tumpangi menginjak bahan peledak di dekat Bani Hayyan pada Senin (31/3/2026). Ledakan tersebut juga melukai dua prajurit lainnya.

Sehari sebelumnya, satu prajurit TNI lainnya gugur akibat serangan artileri yang dilancarkan oleh militer Israel terhadap sebuah pos penjagaan di kawasan tersebut. Rangkaian insiden ini memperburuk situasi keamanan di wilayah yang sudah lama dilanda ketegangan.

Wakil Sekjen PBB untuk Penjaga Perdamaian Jean-Pierre Lacroix mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awak, bahan yang menyebabkan ledakan pada kendaraan TNI kemungkinan merupakan bom rakitan. Dia menegaskan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

57 tahun lalu

Spanyol Selidiki Kepala Staf Militer Israel terkait Penangkapan Aktivis Global Flotilla

57 tahun lalu

Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal