3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Kutuk Serangan dan Desak Penyelidikan

Anton Suhartono
Uni Eropa mengutuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL yang menewaskan tiga prajurit TNI (Foto: Istimewa)

BRUSSELS, iNews.id - Uni Eropa mengutuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon  yang menewaskan tiga prajurit TNI serta melukai lima personel lainnya.

Juru Bicara Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri Anouar El Anouni mendesak penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.

"Kami sebagai Uni Eropa mengutuk serangan yang mengakibatkan gugurnya pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dan melukai beberapa lainnya. Kami juga mengutuk serangan yang menargetkan kontingen Prancis dalam beberapa hari terakhir," katanya, dikutip dari Sputnik, Selasa (31/3/2026).

Dia mendukung langkah PBB yang menyerukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap fakta di balik serangkaian serangan tersebut.

"Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, sama sekali tidak bisa diterima dan harus segera dihentikan," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapuspen soal Kabar Prajurit TNI Datangi Polda Metro: Tidak Benar

57 tahun lalu

TNI Buka Suara soal Pengamanan Ketat Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah

57 tahun lalu

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Puluhan Personel TNI, Ada Apa?

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal