NEW YORK, iNews.id - Hasil penyelidikan awal misi perdamaian PBB di Lebanon UNIFIL mengungkap, dua prajurit TNI gugur akibat kendaraan yang mereka naiki menginjak semacam ranjau yang dipasang di jalanan pada Senin (31/3/2026). Insiden di dekat Bani Hayyan, Lebanon Selatan, tersebut juga melukai dua prajurit TNI lainnya.
Sehari sebelumnya, seorang prajurit TNI lainnya juga terbunuh akibat serangan artileri Israel terhadap pos penjagaan.
Wakil Sekjen PBB untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix mengatakan, ledakan yang mengenai kendaraan prajurit TNI, bagian dari konvoi tersebut, bersumber dari bahan peledak rakitan.
“UNIFIL sedang melakukan investigasi untuk memastikan keadaan dari perkembangan yang tercela ini,” kata Lacroix, dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB membahas insiden tersebut, dikutip Rabu (1/4/2026).
Hasil penyelidikan awal belum menentukan siapa yang meletakkan bom tersebut. Seperti diketahui, pasukan Israel juga melancarkan serangan darat ke Lebanon Selatan sejak awal bulan ini.