Israel Serang Istana Kepresidenan Suriah, Pemimpin Oposisi Muak dengan Netanyahu

Anton Suhartono
Israel kembali mempertontonkan pelanggarannya secara terang-terangan dengan menyerang kompleks Istana Kepresidenan Suriah di Damaskus (Foto: AP)

Serangan Israel terhadap kompleks Istana Kepresidenan Suriah menewaskan setidaknya tiga orang tewas dan melukai puluhan lainnya. Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berdalih serangan itu bertujuan  melindungi komunitas Druze di Suriah.

Ironisnya, sebagian besar pemimpin Druze di Suriah mengeluarkan pernyataan bersama yang menolak campur tangan asing. Mereka menegaskan kembali komitmen untuk Suriah bersatu serta menentang segala bentuk gerakan yang menimbulkan perpecahan atau pemisahan diri.

Kementerian Dalam Negeri Suriah pada Rabu mengonfirmasi perjanjian gencatan senjata baru di Suwayda setelah bentrokan antara kelompok bersenjata Druze dan Badui yang menewaskan sedikitnya 30 orang.

Kesepakatan tersebut menjamin reintegrasi penuh provinsi tersebut di bawah kendali pemerintah pusat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

MPR Kecam Kebijakan Hukuman Mati Israel Terhadap Tahanan Palestina: Pelanggaran HAM!

Internasional
3 jam lalu

Jembatan dan Infrastruktur Dibom, Iran Murka Janjikan Kehancuran bagi AS di Timur Tengah

Nasional
21 jam lalu

Galang Dukungan, Dubes Iran: Umat Islam Wajib Bersatu Hadapi AS dan Israel

Internasional
22 jam lalu

Beda dengan Trump, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Punya Banyak Rudal dan Drone untuk Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal