Israel Serang Istana Kepresidenan Suriah, Pemimpin Oposisi Muak dengan Netanyahu

Anton Suhartono
Israel kembali mempertontonkan pelanggarannya secara terang-terangan dengan menyerang kompleks Istana Kepresidenan Suriah di Damaskus (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Israel kembali mempertontonkan pelanggarannya secara terang-terangan dengan menyerang kompleks Istana Kepresidenan Suriah di Damaskus pada Rabu (16/7/2025). Kecaman keras pun datang tak hanya dari banyak negara, bahkan dari dalam negeri.

Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, menunjukkan rasa muaknya terhadap pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang terus-menerus mempertontonkan pelanggaran kepada dunia. Dia mengecam keras serangan udara itu dengan menyebutnya sebagai perilaku sembrono.

"Menyerang Istana Kepresidenan di Damaskus melemahkan rezim (Suriah) dan tidak sesuai dengan tujuan strategis kita," ujar Lapid, kepada stasiun televisi pemerintah Israel, KAN.

Dia menambahkan, serangan tersebut juga mencoreng Israel, menunjukkan kepada komunitas internasional bahwa negara Yahudi itu tak lagi patuh terhadap hukum.

Lapid juga mengungkapkan ketidaksetujuannya atas upaya yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Eropa untuk mencapai stabilitas yang justru bisa membahayakan negara Suriah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal