Israel Pusing, Senjatanya Terlalu Canggih untuk Cegat Drone Murah Hizbullah

Anton Suhartono
Sistem pertahanan udara supercanggih Israel justru tidak efektif menghadapi drone murah milik Hizbullah (Foto: AP)

Menurut analis Institut Studi Keamanan Nasional Israel, salah satu masalah utama adalah Israel tidak mempersiapkan diri menghadapi ancaman berteknologi rendah. Sistem pertahanan yang dirancang untuk menghadapi rudal dan drone canggih justru kesulitan menghadapi perangkat kecil, murah, dan sederhana.

Drone Hizbullah menggunakan teknologi yang tidak biasa. Alih-alih mengandalkan sinyal GPS atau radio seperti drone modern, perangkat ini dikendalikan melalui kabel serat optik yang terhubung langsung ke operator di darat hingga puluhan kilometer. Akibatnya, drone tidak memancarkan sinyal elektronik yang bisa dilacak atau dijamming.

Pakar keamanan Arie Aviram menjelaskan, karena tidak menggunakan transmisi radio, drone ini tidak dapat dideteksi oleh sistem intelijen elektronik maupun dilumpuhkan melalui peperangan elektronik. Kondisi ini memaksa pasukan Israel hanya mengandalkan radar atau pengamatan visual, yang seringkali terlambat.

Selain sulit dicegat, drone ini juga sangat murah. Biaya perakitannya hanya berkisar ratusan hingga sekitar 4.000 dolar AS, tergantung kualitas komponen. Sebaliknya, sistem pertahanan udara Israel dan jet tempur yang digunakan untuk mencegat target bernilai jauh lebih mahal.

Fenomena ini menjadi contoh nyata peperangan asimetris, di mana pihak dengan sumber daya terbatas mampu menekan lawan yang memiliki teknologi lebih maju. Hizbullah juga dinilai berhasil beradaptasi dengan cepat, beralih dari serangan roket ke penggunaan drone yang lebih presisi dan sulit ditangkal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Terungkap! Israel Kirim Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Tangkis Serangan Iran

Internasional
14 jam lalu

Pilu! 8.000 Jenazah Masih Tertimbun Reruntuhan di Gaza

Internasional
2 hari lalu

Israel Tewaskan 7 Orang di Lebanon Selatan, Hancurkan Biara Katolik

Nasional
2 hari lalu

Pesawat Tanpa Awak dari China Dapat Sertifikat Layak Terbang Kemenhub, Bisa Angkut Logistik

Internasional
3 hari lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal