Israel Dipimpin Perdana Menteri Baru, Begini Tanggapan Palestina

Umaya Khusniah
Perdana menteri Israel, Naftali Bennett. (Foto: Reuters)

TEPI BARAT, iNews.id - Palestina menganggap perdana menteri Israel yang baru, Naftali Bennett, tak akan mengubah kebijakan negara Yahudi. Para pejabat maupun warga Palestina menilai Bennett akan melanjutkan kebijakan sayap kanan Netanyahu yakni meneruskan pencaplokan wilayah pendudukan Tepi Barat.

Apalagi, Bennett yang merupakan sosok nasionalis penganut Yahudi Ortodoks, sejak lama berambisi menguasai sebagian besar wilayah Tepi Barat. Dia merupakan mantan kepala organisasi pemukim Yahudi di Tepi Barat.

Pernyataannya soal konflik selama ini juga banyak menumpahkan kesalahan kepada warga Palestina.

Perwakilan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Bassem Al Salhi mengatakan, Bennett tidak kalah ekstremnya dibandingkan Netanyahu.

"Dia akan memastikan untuk mengungkapkan betapa ekstremnya dia di pemerintahan," kata dia, dikutip dari Reuters.

Pejabat PLO lainnya juga menyatakan keprihatinan atas kebijakan garis keras dan ekstremis Bennett terkait konflik Israel-Palestina.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kejagung Terima Laporan Koalisi Sipil soal Genosida Israel di Gaza, bakal Pelajari

Nasional
3 hari lalu

Eks Menlu Hassan Wirajuda: Banyak Kritik soal Board of Peace karena Informasi Belum Utuh

Nasional
3 hari lalu

Wamenlu Ungkap Komite Board of Peace bakal Diisi Teknokrat Palestina

Nasional
3 hari lalu

Eks Menlu Alwi Shihab Tegaskan Two State Solution Harga Mati bagi Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal