Israel Berlakukan Jeda Serangan di Gaza Selatan Setelah 8 Tentaranya Tewas Dibom Hamas

Anton Suhartono
Militer Israel memberlakukan jeda serangan taktis di Gaza Selatan selama 11 jam setiap hari (Foto: Reuters)

Dalam pertempuran pada Sabtu kemarin, delapan pasukan Israel tewas dalam penyergapan dengan para pejuang Hamas di Rafah. Kendaraan lapis baja yang mereka naiki terkena ranjau darat. Itu menjadi salah satu serangan tunggal paling mematikan bagi Israel sejak Januari 2024.

Sayap militer Hamas Brigade Izzuddin Al Qassam menyatakan, para pejuangnya juga melancarkan serangan terhadap sebuah kompleks yang digunakan oleh tentara Israel untuk berlindung. Kompleks tersebut dihujani dengan roket peluncur granat.

Total 307 tentara Israel tewas di Gaza sejak operasi serangan darat digelar. Pertempuran di Gaza pada Sabtu kemarin saja menewaskan 10 tentara Zionis. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal