Hamas Beberkan Perubahan Syarat Gencatan Senjata dengan Israel, Apa Saja?

Anton Suhartono
Hamas menepis pernyataan Menlu AS Antony Blinken terkait proposal gencatan senjata di Gaza (Foto: Reuters)

DOHA, iNews.id - Hamas menepis pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken terkait proposal gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina. Seorang pemimpin senior Hamas mengatakan kepada Reuters, Kamis (13/6/2024), kelompoknya memang mengusulkan perubahan pada proposal usulan Presiden AS Joe Biden tersebut, tapi tidak signifikan.

Poin-poin yang diusulkan Hamas juga telah sering disampaikan pada kesempatan negosiasi sebelumnya, seperti penghentian perang secara permanen dan penarikan seluruh pasukan Israel dari Gaza. 

Selain itu Hamas juga menunut agar diberi hak menentukan sendiri 100 warga Palestina yang dijatuhi hukuman jangka panjang untuk dibebaskan. Pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina juga masuk dalam syarat gencatan senjata.

Hamas keberatan karena Israel tak memberi kesempatan Hamas untuk memilih 100 orang yang menjalani hukuman berat tersebut untuk dibebaskan.

Kelompok perlawanan Palestina yang berkuasa di Gaza itu juga keberatan dengan syarat tahanan yang bisa dibebaskan. Israel memberi syarat para tahanan Palestina yang bisa dibebaskan tinggal menjalani masa hukuman di bawah 15 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal