Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

Tim iNews.id
Kesepakatan damai antara AS dan Iran di ujung tanduk usai Israel kembali melancarkan serangan ke kelompok Hizbullah di Lebanon. (Foto: AP)

DUBAI, iNews.id - Kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk menghentikan perang dan membuka kembali Selat Hormuz berada di ujung tanduk. Hal ini disebabkan Israel kembali menyerang kelompok Hizbullah di Lebanon pada, Minggu (14/6/2026).

Melansir CNBC International, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melalui unggahan di media sosial menyatakan mereka telah menyerang pusat komando Hizbullah di Beirut, Lebanon. 

Serangan itu dilakukan setelah Hizbullah melancarkan serangan udara terhadap warga sipil Israel dan personel IDF yang beroperasi di Lebanon selatan.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf dalam unggahannya di platform X mempertanyakan serangan itu dan menyebut aksi militer Israel di Lebanon berpotensi menggagalkan kesepakatan damai.

“Serangan Zionis ke Dahiyeh sekali lagi menunjukkan bahwa Amerika tidak memiliki kemauan untuk memenuhi komitmennya atau tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya,” tulis Qalibaf.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

57 tahun lalu

Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang

57 tahun lalu

Trump: Hubungan AS-Iran Akan Jauh Lebih Baik

57 tahun lalu

Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal