Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

Tim iNews.id
Kesepakatan damai antara AS dan Iran di ujung tanduk usai Israel kembali melancarkan serangan ke kelompok Hizbullah di Lebanon. (Foto: AP)

“Jika Anda tidak memiliki kemauan dan kemampuan untuk memenuhi komitmen, maka tidak mungkin berbicara tentang melanjutkan proses ini,” tuturnya.

Aksi saling serang tersebut terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Washington dan Teheran akan menandatangani kesepakatan pada hari ini untuk menghentikan pertempuran dengan Iran serta membuka kembali Selat Hormuz.

Melalui media sosial Truth Social, Trump menyampaikan harapannya agar proses proposal damai dapat berjalan dengan cepat, mudah, dan lancar. Dia juga memperingatkan memiliki alternatif terakhir jika hal itu tidak terjadi.

Pekan lalu, baku tembak antara Israel dan Lebanon sempat mengancam gencatan senjata yang rapuh dan berpotensi memicu kembali konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan. 

AS juga sempat menyerang sejumlah target di Iran, sementara Iran meluncurkan rudal ke Israel dan sekutu-sekutu AS lainnya di kawasan. Rencana kesepakatan damai diumumkan tidak lama setelah rangkaian serangan tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

57 tahun lalu

Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang

57 tahun lalu

Trump: Hubungan AS-Iran Akan Jauh Lebih Baik

57 tahun lalu

Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal