Surat kabar The New York Times (NYT), mengutip laporan intelijen AS, mengungkap Iran juga berhasil mendapatkan akses kembali akses atas 30 dari 33 lokasi peluncuran rudal di dekat Selat Hormuz yang hancur akibat serangan AS-Israel.
Selain itu Iran dilaporkan telah memulihkan akses terhadap 90 persen fasilitas bawah tanah serta sistem peluncuran yang sebagian atau sepenuhnya siap digunakan.
Menurut NYT, Trump dan para penasihat militer AS melebih-lebihkan skala kerusakan fasilitas rudal Iran, serta daya tahan dan kemampuan untuk membangun kembali kemampuannya.