WASHINGTON, iNews.id - Iran berhasil memulihkan militer serta produksi senjata jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan Amerika Serikat (AS). negara tersebut digempur habis-habisan oleh AS dan Israel selama hampir 40 hari sejak 28 Februari.
Data intelijen AS, sebagaimana dikutip CNN, mengungkap sejak Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata pada 7 April, Iran langsung melakukan operasi pemulihan di beberapa fasilitas produksi drone.
Komunitas intelijen AS memperkirakan, Iran bisa memulihkan sepenuhnya kemampuan serangan drone kamikaze dalam waktu 6 bulan.
Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan, angkatan bersenjatanya telah memanfaatkan gencatan senjata dengan AS sebaik mungkin untuk memulihkan kemampuan mereka.
Iran dilaporkan mampu melindungi 70 persen kemampuan rudalnya dalam perang melawan AS-Israel.