Ini Dia Bom Dahsyat AS untuk Musnahkan Fasilitas Nuklir Iran, Bisa Menembus Bawah Tanah?

Ahmad Islamy Jamil
Foto yang dirilis oleh Angkatan Udara AS pada 2 Mei 2023 ini memperlihatkan GBU-57 atau bom Artileri Penembus Dahsyat di Pangkalan Udara Whiteman di Missouri, Amerika Serikat. (Foto: AP)

AS mengembangkan Massive Ordnance Penetrator pada 2000-an karena meningkatnya kekhawatiran atas Iran yang terus mengembangkan situs nuklirnya di bawah tanah.

Sejumlah personel Angkatan Udara AS mengecek bom GBU-57 di Pangkalan Udara Whiteman di Missouri, Amerika Serikat. (Foto: AP)

Angkatan Udara AS memposting gambar bom tersebut di halaman Facebook Pangkalan Angkatan Udara Whiteman di Missouri. Pangkalan tersebut adalah rumah bagi armada pengebom siluman B-2, satu-satunya pesawat tempur Amerika Serikat yang dapat menyebarkan bom sejenis.

Dalam keterangannya, pangkalan tersebut menyatakan telah menerima dua bom Massive Ordnance Penetrator, sehingga satu skuadron amunisi di sana dapat menguji kinerja senjata itu.

Ini bukan pertama kalinya Angkatan Udara AS menerbitkan foto dan video bom yang bertepatan dengan meningkatnya ketegangan dengan Iran atas program nuklirnya. Pada 2019, militer AS merilis video pesawat pengebom B-2 yang menjatuhkan dua bom. 

Sayangnya, sampai berita ini dibuat, Angkatan Udara AS belum menanggapi permintaan komentar wartawan AP tentang alasan mereka mengunggah lalu menghapus kumpulan foto terbaru itu.

Foto terbaru mengungkapkan bahwa bom itu beratnya mencapai 12.300 kilogram (12,3 ton). Analis senjata senior dari perusahaan intelijen Janes, Rahul Udoshi mengatakan, foto-foto tersebut juga menggambarkan bom itu membawa campuran AFX-757 (bahan peledak standar) dan PBXN-114 (bahan peledak yang relatif baru). 

Berat bom, dilihat dari stensilnya, menunjukkan sebagian besar berasal dari rangka bajanya yang tebal, yang memungkinkannya menembus beton dan tanah sebelum meledak. Akan tetapi, masih belum jelas seperti apa keefektifan senjata itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal