JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia menegaskan tidak pernah memfasilitasi pemindahan warga Gaza ke Indonesia, setelah laporan media Israel Haaretz menyebut Indonesia sebagai salah satu tujuan penerbangan pengungsi Gaza yang dievakuasi menggunakan pesawat carter.
Isu ini mencuat setelah 153 warga Gaza tiba secara misterius di Afrika Selatan pekan lalu tanpa dokumen resmi maupun status pengungsi dari UNHCR.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan Indonesia tidak terlibat dalam pemindahan tersebut dan tidak memiliki mekanisme untuk menerima warga Palestina melalui jalur penerbangan carter ataupun skema visa khusus.
“Pemerintah Indonesia tidak pernah memfasilitasi pemindahan warga Gaza atau warga Palestina untuk masuk Indonesia,” ujar Yvonne, Selasa (18/11/2025).
Indonesia Konsisten Menolak Pemindahan Paksa
Yvonne menegaskan Indonesia sejak awal menolak segala bentuk pemindahan paksa warga Gaza karena bertentangan dengan prinsip solusi dua negara. Menurut dia, perpindahan sebagian warga Gaza ke luar wilayah konflik dilakukan secara mandiri, dibantu oleh sejumlah organisasi kemanusiaan atau lembaga non-pemerintah, tanpa campur tangan pemerintah Indonesia.