Indonesia Tak Punya Mekanisme Terima Pengungsi Gaza melalui Penerbangan Carter

Binti Mufarida
Pemerintah Indonesia menegaskan tidak pernah memfasilitasi pemindahan warga Gaza ke Indonesia, sebagaimana laporan media Israel, Haaretz (Foto: AP)

Operasi ini berjalan dengan kedok perusahaan konsultan, memanfaatkan rute dari Bandara Ramon, Israel. Warga Gaza dikumpulkan, dibawa dengan bus menuju perbatasan Kerem Shalom, lalu diterbangkan menggunakan pesawat carter ke sejumlah negara.

Haaretz bahkan menyebut salah satu penerbangan carter asal Rumania yang membawa 57 warga Gaza sempat transit di Budapest sebelum dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Indonesia dan Malaysia.

Diduga Ada Kaitan dengan Badan Militer Israel

Situasi semakin rumit setelah muncul dugaan keterlibatan Cogat, badan militer Israel yang mengatur mobilitas warga Gaza. Haaretz mencatat indikasi bahwa lembaga milik Lind tidak beroperasi sendirian, melainkan memiliki hubungan koordinasi dengan Cogat.

Seorang pejabat militer Israel disebut mengakui bahwa Israel mengawal bus-bus yang membawa warga Gaza menuju Bandara Ramon sebagai bagian dari proses keberangkatan. 
Kepala Cogat Ghassan Alian mengatakan Israel hanya mengizinkan warga Gaza keluar wilayah tersebut jika ada negara ketiga yang menyatakan siap menerima mereka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

4 Kali Kalah Pilpres, Prabowo Ungkap Alasan Tetap Ingin Jadi Presiden: RI Menuju Arah yang Salah

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal