Impor Barang Rusia di Hampir Separuh Uni Eropa Malah Naik saat Konflik Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi impor dalam kegiatan ekonomi antarnegara. (Foto: Istimewa)

Senin (10/10/2022) lalu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan, kemakmuran UE dulunya bergantung pada energi murah dari pasar Rusia dan China—yang memberi blok itu peluang untuk transfer teknologi, investasi, dan barang murah. Akan tetapi, sekarang Uni Eropa perlu mencari sumber-sumber energi di dalam Eropa sendiri dan merestrukturisasi ekonominya.

Babak baru konflik Rusia-Ukraina yang dimulai pada Februari lalu memperburuk krisis energi yang telah berlangsung di Eropa selama setahun terakhir. Gangguan dalam operasi logistik dan keuangan akibat krisis dan sanksi Barat terhadap Rusia telah merusak rantai pasokan dan menyebabkan lonjakan harga energi di seluruh dunia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
2 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Nasional
2 hari lalu

BI Tegaskan Fundamental Makro Ekonomi Solid, Optimistis Rupiah Kembali Menguat

Internasional
2 hari lalu

Wakil Wali Kota Ngamuk Lepaskan Tembakan di Gedung Dewan, Beberapa Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal