Sementara itu, militer Israel mengklaim, jet-jet tempurnya menyasar dua gerilyawan yang bersiap meluncurkan roket dalam serangan baru pada hari ini. Tadi malam, tentara zionis menangkap 19 gerilyawan Jihad Islam dalam serangan di Tepi Barat yang diduduki Israel sambil menargetkan lokasi pembuatan roket dan peluncur kelompok itu di Gaza.
Menurut militer Israel, kelompok Jihad Islam telah menembakkan sedikitnya 160 roket ke atas perbatasan negara Yahudi itu. Beberapa di antaranya memelesat jauh ke dalam Israel, bahkan mencapai kota-kota di dekat Tel Aviv.
Sebagian besar rudal dicegat sistem pertahanan Israel, dan beberapa orang di negara itu mengalami luka ringan saat berlari ke tempat perlindungan.
Mesir, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Qatar sedang berusaha menengahi untuk mengakhiri kekerasan. “Namun, sampai sejauh ini belum ada terobosan,” kata seorang pejabat Palestina yang mengetahui masalah tersebut.
Jihad Islam mengisyaratkan tidak ada gencatan senjata dalam waktu dekat. “Sekarang waktunya untuk perlawanan, bukan gencatan senjata,” kata seorang pejabat kelompok itu kepada Reuters.