Gelar Operasi Breaking Dawn, Israel Bombardir Gaza Tewaskan 10 Orang

Anton Suhartono
Israel membombardir Gaza dalam operasi Breaking Dawn melawan kelompok Jihad Islam (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memombardir Jalur Gaza, Jumat (5/8/2022), menewaskan 10 orang. Serangan tersebut memicu keprihatinan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) akan meningkatnya eskalasi.

Operasi bernama Breaking Dawn yang dilakukan Israel itu bertujuan melawan kelompok perlawanan Palestina, Jihad Islam. Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, serangan rudal tentara Zionis juga melukai lebih dari 50 orang.

Pemimpin Jihad Islam Palestina Ziyad Nakhalah mengancam akan membalas serangan Israel dengan menembakkan rudal-rudalnya ke Tel Aviv.  Sejak ancaman itu Israel justru semakin beringas, menembakkan rudal-rudalnya dari jet tempur ke Jalur Gaza.

ICRC khawatir konflik terbaru ini akan membawa kedua pihak kepada perang seperti terjadi pada tahun lalu.

"Jika siklus kekerasan ini lepas kendali, akan membawa konsekuensi berat bagi penduduk sipil. Kami menyerukan semua pihak untuk menghormati kewajiban mereka di bawah hukum humaniter internasional," bunyi pernyataan ICRC, di Twitter.

Organisasi kemanusiaan itu menambahkan mereka berhubungan dengan semua pihak yang berkonflik dan memantau situasi dengan cermat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
47 menit lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

2 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

4 jam lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

6 jam lalu

Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal