Quiboloy merupakan sekutu dekat sekaligus penasihat spiritual mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Bahkan Duterte mengkritik pengerahan banyak polisi dalam penggerekan tersebut sebagai tindakan berlebihan.
Pada 2019, Quiboloy mengklaim dirinya sebagai anak tuhan. Dia juga mengaku punya kemampuan untuk menahan gempa bumi di Filipina selatan.
Presiden Ferdinand Marcos Jr telah mendesak Quiboloy untuk menyerahkan diri seraya meyakinkan bahwa dirinya akan mendapat perlakuan adil dari pihak berwenang.