Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Ratusan Polisi Filipina Gerebek Kediaman Pendeta 'Anak Tuhan' atas Tuduhan Pelecehan

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 20:36:00 WIB
Heboh Ratusan Polisi Filipina Gerebek Kediaman Pendeta 'Anak Tuhan' atas Tuduhan Pelecehan
Pendeta Apollo Quiboloy diburu polisi Filipina atas berbagai tuduhan, termasuk pelecehan seksual anak (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami tidak akan pergi sampai menangkapnya. Kami memiliki surat perintah (penangkapan) tanpa jaminan untuk Quiboloy dan empat orang lainnya atas kejahatan sangat serius, termasuk perdagangan orang, pelecehan anak, dan kasus-kasus lainnya," kata Torre, dikutip dari Associated Press.

Para pengikut Quiboloy sempat bersitegang dengan petugas sembari merekam penggerebekan dengan ponsel. Mereka meneriaki polisi serta mempertanyakan legalitas penggerebekan tersebut.

Jaksa federal Amerika Serikat (AS) pada 2021 mendakwa Quiboloy atas tuduhan melakukan hubungan seks dengan perempuan dan gadis di bawah umur. Dia mengancam orang-orang yang menolak berhubungan intim dengan 'anak tuhan' akan mendapat kutukan abadi.

Quiboloy bersama dua pengurus kelompok termasuk di antara sembilan orang yang disebutkan dalam dakwaan pengganti oleh dewan juri federal AS. Dakwaan pengganti tersebut berisi serangkaian tuduhan, termasuk konspirasi, perdagangan seks anak, perdagangan seks dengan kekerasan, penipuan dan pemaksaan, penipuan pernikahan, pencucian uang, penyelundupan uang tunai, dan penipuan visa.

Sementara itu pengacara membantah tuduhan bahwa kliennya serta kelompok keagamaan Kerajaan Yesus Kristus melakukan pelanggaran. Mereka berdalih tuduhan itu hanya dibuat-buat oleh mantan anggota kelompok yang kesal karena dikeluarkan akibat melakukan penyimpangan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut