Heboh Ratusan Polisi Filipina Gerebek Kediaman Pendeta 'Anak Tuhan' atas Tuduhan Pelecehan

Anton Suhartono
Pendeta Apollo Quiboloy diburu polisi Filipina atas berbagai tuduhan, termasuk pelecehan seksual anak (Foto: AP)

"Kami tidak akan pergi sampai menangkapnya. Kami memiliki surat perintah (penangkapan) tanpa jaminan untuk Quiboloy dan empat orang lainnya atas kejahatan sangat serius, termasuk perdagangan orang, pelecehan anak, dan kasus-kasus lainnya," kata Torre, dikutip dari Associated Press.

Para pengikut Quiboloy sempat bersitegang dengan petugas sembari merekam penggerebekan dengan ponsel. Mereka meneriaki polisi serta mempertanyakan legalitas penggerebekan tersebut.

Jaksa federal Amerika Serikat (AS) pada 2021 mendakwa Quiboloy atas tuduhan melakukan hubungan seks dengan perempuan dan gadis di bawah umur. Dia mengancam orang-orang yang menolak berhubungan intim dengan 'anak tuhan' akan mendapat kutukan abadi.

Quiboloy bersama dua pengurus kelompok termasuk di antara sembilan orang yang disebutkan dalam dakwaan pengganti oleh dewan juri federal AS. Dakwaan pengganti tersebut berisi serangkaian tuduhan, termasuk konspirasi, perdagangan seks anak, perdagangan seks dengan kekerasan, penipuan dan pemaksaan, penipuan pernikahan, pencucian uang, penyelundupan uang tunai, dan penipuan visa.

Sementara itu pengacara membantah tuduhan bahwa kliennya serta kelompok keagamaan Kerajaan Yesus Kristus melakukan pelanggaran. Mereka berdalih tuduhan itu hanya dibuat-buat oleh mantan anggota kelompok yang kesal karena dikeluarkan akibat melakukan penyimpangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte

57 tahun lalu

Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka

57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan

57 tahun lalu

Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal