DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

Achmad Al Fiqri
Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam (dok. DPR)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam meminta pemerintah mengevaluasi harga BBM nonsubsidi menyusul anjloknya harga minyak dunia usai kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Hal ini berdampak pada pembukaan akses pelayaran pada Selat Hormuz, yang merupakan jalur perdagangan minyak.

Legislator PDI Perjuangan ini menyambut baik kesepakatan damai antara AS dan Iran. Menurutnya, hal tersebut bisa menurunkan harga minyak dunia. Dia menilai, rakyat perlu merasakan manfaat dari turunnya harga minyak dunia.

"Ketika perang memanas, rakyat diminta memahami kenaikan harga BBM karena harga minyak dunia melonjak. Maka ketika perang mereda, Selat Hormuz kembali aman, dan harga minyak dunia turun, rakyat juga menuntut hal yang sama, manfaatnya harus segera dirasakan," ucap Mufti kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Dia pun mewanti-wanti pemerintah untuk tidak menunda penyesuaian harga BBM nonsubsidi. 

"Jangan sampai logikanya hanya berlaku satu arah. Saat harga minyak naik, harga BBM cepat menyesuaikan. Tetapi saat harga minyak turun, yang muncul justru berbagai alasan untuk menunda penyesuaian," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 17 Juni 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal