Gerombolan Bersenjata Serang Madrasah di Kamp Pengungsi Rohingya, 7 Orang Tewas

Ahmad Islamy Jamil
Para pengungsi Rohingya di Bangladesh kini harus berhadapan dengan ancaman kekerasan yang meningkat sejak kematian salah satu pemimpin mereka, Mohib Ullah. (Foto: Reuters)

Menurut dia, polisi menyita pistol, enam butir peluru, dan sebilah pisau dari tangan pelaku.

Sejak kematian Mohib Ullah, banyak aktivis Rohingya memilih bersembunyi. Beberapa kalangan menyalahkan kelompok Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) atas pembunuhan itu.

ARSA adalah kelompok militan di balik serangan terhadap pasukan keamanan Myanmar pada 2017 yang memicu tindakan keras militer dan eksodus massal 740.000 Rohingya ke Bangladesh. Namun, ARSA membantah tuduhan itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

2 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

5 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

5 hari lalu

Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal