Fantastis, 9 Negara Ini Habiskan Rp1.200 Triliun untuk Senjata Nuklir dalam Setahun

Anton Suhartono
ICAN merilis data pengeluaran 9 negara pemilik nuklir untuk perawatan dan pengembangan sepanjang 2021 yakni menembus Rp1.200 triliun (Foto: Reuters)

Hal yang mengejutkan, laporan mengungkap, semua pengeluaran itu tidak diarahkan untuk mencegah konflik dan ketegangan geopolitik di Eropa baru-baru ini.

“Kami mendapat informasi, miliaran yang diinvestasikan untuk ribuan senjata pemusnah massal yang memiliki kekuatan untuk menghancurkan dunia berkali-kali lipat adalah harga yang harus dibayar untuk perdamaian di Eropa. Sebaliknya, miliaran itu masuk ke kantong orang-orang kuat yang mendapat untung dari produksi senjata pemusnah massal,” demikian isi laporan.

Para peneliti juga mengungkap, laporan itu menunjukkan bahwa senjata nuklir tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena mereka gagal untuk mencegah konflik di Eropa.

“Inilah mengapa kita perlu melakukan perlucutan senjata multilateral lebih dari daripada sebelumnya. Pertemuan pertama negara-negara anggota Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir di Wina (21-23 Juni) tidak bisa datang pada waktu yang lebih baik," kata Koordinator Kebijakan dan Penelitian ICAN, Alicia Sanders-Zakre.

ICAN merupakan koalisi internasional yang berbasis di Jenewa, Swiss, peraih Hadiah Nobel Perdamaian. Kelompok ini aktif mengampanyekan implementasi penuh dari Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir yang membantu PBB mengadopsinya pada 2017. Perjanjian tersebut sejauh ini telah diratifikasi oleh 59 negara, namun belum ada satu pun dari sembilan pemilik nuklir yang menandatanganinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal