Erdogan: Israel Serang Lebanon seperti Kelompok Teroris

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan mengutuk serangan bom pager dan walkie talkie di Lebanon sebagai kelakuan kelompok teroris (Foto: AP)

Serangan ledakan perangkat komunikasi di Lebanon pada Selasa dan Rabu lalu menewaskan setidaknya 37 orang dan hampir 3.000 lainnya luka, termasuk anak-anak.

Kelompok Hizbullah melancarkan serangan pembalasan pada Jumat (20/9/2024) dengan menghujani wilayah utara Israel dengan 150 roket Katyusha hanya dalam 1 jam. Serangan itu tak menimbulkan korban, namun membakar lahan yang luas.

Israel membalas serangan itu dengan membombardir pinggiran Ibu Kota Beirut menggunakan jet-jet tempur F-35, menewaskan sedikitnya 37 orang. Di antara korban tewas adalah komandan senior Hizbullah Ibrahim Aqil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal