Dia menambahkan tujuan dari kompetisi tersebut adalah untuk memperjuangkan kebebasan berbicara serta masyarakat Kurdi.
Sementara itu Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson dan Menteri Luar Negeri Tobias Billstrom mengecam karikatur Erdogan itu dengan menyebutnya menjijikan.
Menteri Pertahanan Finlandia Mikko Savola menyebut demonstrasi itu sebagai peristiwa tidak menguntungkan dan tidak perlu yang memprovokasi Turki. Dia juga menyebut karikatur tersebut provokatif. Meski demikian dia tetap mendukung kebebasan berekspresi.
Sebagai respons, Menteri Kehakiman Turki Bekir Bozdag, menegaskan Swedia tidak bisa berharap dukungan Turki untuk bergabung dengan NATO, sementara di sisi lain mengabaikan provokasi teroris. Turki memasukkan PKK dalam daftar kelompok teroris.