Dukung Palestina, Zeinab Soleimani Putri Jenderal Top Iran Serukan Intifada atas Kebiadaban Israel

Riezky Maulana
Putra mantan Komandan Pasukan Quds Iran almarhum Letjen Qassem Soleimani, Zeinab Soleimani (tengah), menyebut Intifada sebagai satu-satunya opsi bagi Palestina atas penindasan Israel. (Foto: Atlantic Council).

Hari Quds Internasional dimulai oleh almarhum Pendiri Republik Islam, Imam Khomeini, pada 1979 sebagai cara untuk mengekspresikan solidaritas dengan Palestina dan menggarisbawahi pentingnya Quds suci bagi umat Islam.

Sementara, intifada yang secara harfiah berarti melepaskan diri, dimaknai sebagai perlawanan. Dalam Israel-Palestina, Intifada mencakup seluruh gerakan perlawanan untuk merebut kembali tanah Palestina dari rezim zionis.

Intifada Palestina pertama terjadi pada 1987 dan berakhir pada 1993 dengan ditandatanganinya Persetujuan Oslo dan pembentukan Otoritas Nasional Palestina.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal