Diwarnai Tuduhan Kecurangan Pemilu, Shehbaz Sharif Terpilih Lagi Jadi PM Pakistan

Anton Suhartono
Shehbaz Sharif terpilih sebagai perdana menteri Pakistan yang baru, Minggu (3/3) (Foto: Reuters)

Pesta demokrasi Pakistan tahun ini diwarnai penangkapan dan kekerasan, pemadaman internet, serta penundaan pengumuman hasil yang tidak lazim, menimbulkan kecurigaan akan kecurangan.

Partai SIC menuduh pemilu dicurangi seraya menyerukan audit terhadap hasilnya. Tidak ada satu partai pun yang meraih suara mayoritas.

Partai yang didukung Khan memperoleh kursi terbanyak di parlemen dalam pemilu. Meski demikian, partai lain yakni PML-N dan Partai Rakyat Pakistan (PPP) setuju untuk membentuk koalisi sehingga mengalahkan perolehan kursi partai-partai yang didukung Khan. Koalisi pemerintahan kemudian menunjuk Shehbaz Sharif sebagai perdana menteri baru setelah saudaranya memilih mundur.

Pada masa jabatan sebelumnya, pemerintahan Sharif berhasil menegosiasikan kesepakatan penting dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Namun proses tersebut menghadapi banyak penentangan.

Pemerintahan baru harus segera memulai pembicaraan dengan IMF mengenai perjanjian berikutnya guna menopang perekonomian negara dan mengatasi ketidakpuasan yang semakin besar terkait kemiskinan yang semakin parah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Rancang Aturan Pilpres Tak Diikuti Terlalu Banyak Capres: Jangan Sampai Kayak Kongres

57 tahun lalu

Perindo Dorong Pemilu yang Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Harus Dikocok Ulang

57 tahun lalu

Waketum Perindo Bicara Ambang Batas Parlemen: Jangan Sampai Suara Rakyat di Pemilu Sia-Sia

57 tahun lalu

Putusan MK, Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30% Caleg Perempuan Bakal Digugurkan KPU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal