Ditentang Israel, Palestina Akan Batalkan Pemilu

Anton Suhartono
Pemerintah Otoritas Palestina akan membatalkan pemilu karena Israel tak menyetujui adanya pemungutan suara di Yerusalem Timur (Foto: AFP))

Pejabat itu juga menambahkan, faksi-faksi sedang membahas pembentukan pemerintah persatuan.

Komisi Pemilihan Palestina menyatakan 6.000 pemilih di Yerusalem Timur harus menyerahkan surat suara melalui kantor pos Israel sesuai perjanjian sebelumnya, sementara 150.000 lainnya bisa memberikan suara dengan atau tanpa izin Israel.

Suara dari sejumlah kecil pemilih yang harus mendapat izin Israel tampaknya tidak akan memengaruhi hasil penghitungan, namun partisipasi mereka dipandang penting secara simbolis untuk mempertahankan klaim Palestina atas Yerusalem Timur. 

Israel merebut Yerusalem Timur, bersama Tepi Barat dan Jalur Gaza, dalam Perang Timur Tengah 1967. Palestina menginginkan ketiga wilayah tersebut sebagai negara masa depan dan memilih Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal