Inggris Hentikan Distribusi Buku Sekolah soal Konflik Israel-Palestina karena Menyesatkan

Anton Suhartono
Penerbit Inggris menarik 2 buku pelajaran sekolah mengenai konflik Timur Tengah karena menguntungkan Yahudi (Foto: Amazon)

LONDON, iNews.id - Penerbit Inggris menghentikan pengiriman dua buku pelajaransekolah mengenai konflik Israel-Palestina, yakni 'Conflict in the Middle East' dan 'The Middle East: Conflict, Crisis and Change' karena sangat menyesatkan.

Kedua buku itu pernah direvisi tahun lalu setelah muncul keberatan dari Dewan Deputi Yahudi Inggris, namun hasil revisi justru berat sebelah.

Hasil penelitian dua akademisi Inggris yang juga anggota komite untuk universitas Palestina, John Chalcraft dan James Dickins, menemukan hasil revisi tersebut sangat mendukung narasi Israel dan menghapus atau mengganti bagian yang mendukung Palestina.

Mereka mendapati rata-rata tiga perubahan per halaman terkait kekerasan yang dilakukan kelompok Arab atau Palestina yang ditambahi atau diintensifkan secara sistematis. Sementara itu insiden kekerasan yang dilakukan pemukim Yahudi justru dikurangi bahkan dihapus sepenuhnya.

Buku pertama berisi 10 contoh tindakan terorisme Yahudi Israel, dibandingkan dengan 32 referensi tentang kekerasan warga Palestina. Namun versi yang direvisi tahun lalu hanya menyebutkan empat insiden oleh pemukim Yahudi Israel, dibandingkan 61 oleh warga Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun

57 tahun lalu

Kabar Duka, Penyanyi Party Rock Anthem Lauren Bennett Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal