Disingkirkan Lawan Politik, Begini Komentar Pedas PM Israel Netanyahu

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melawan balik kesepakatan para lawan politik untuk menyingkirkannya dari kursi jabatan. Koalisi pemerintahan baru Israel terdiri dari berbagai spektrum politik, termasuk kelompok keturunan Arab.

Dalam cuitan, Kamis (3/6/2021), dia menegaskan semua anggota parlemen sayap kanan harus menentang koalisi sayap kiri.

"Semua legislator dari sayap kanan yang terpilih dalam pemilu harus menentang pemerintah sayap kiri yang berbahaya ini," ujarnya, seperti dilaporkan kembali Reuters.

Ini merupakan komentar publik pertamanya sejak pemimpin oposisi dari kubu moderat, Yair Lapid, mengumumkan pembentukan pemerintahan baru dan sudah melaporkannya ke presiden pada Rabu malam.

Berdasarkan kesepakatan koalisi yang baru, tokoh oposisi ultranasionalis yang juga mantan menteri pertahanan, Naftali Bennett, akan menjadi perdana menteri lebih dulu. Dia akan menyerahkan jabatan kepada Lapid dalam 2 tahun.

Kesepakatan pemerintahan baru ini sekaligus membuat Israel terhindari dari gelaran pemilu kelima dalam 2 tahun terakhir. Pemilu terakhir yang dilaksanakan pada 23 Maret dimenangkan partai Netanyahu, Likud, dengan meraup 30 kursi parlemen dari total 120. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Mantan PM Israel Ehud Barak Disebut dalam Dokumen Jeffrey Epstein, Ini Komentar Netanyahu

Internasional
2 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
2 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
2 hari lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal