Disingkirkan Lawan Politik, Begini Komentar Pedas PM Israel Netanyahu

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

Kesepakatan pemerintahan baru ini sekaligus membuat Israel terhindari dari gelaran pemilu kelima dalam 2 tahun terakhir. Pemilu terakhir yang dilaksanakan pada 23 Maret dimenangkan partai Netanyahu, Likud, dengan meraup 30 kursi parlemen dari total 120. 

Namun jumlah itu belum cukup untuk membentuk pemerintahan baru sehingga dia harus berkoalisi dengan partai lain. Hingga batas waktu yang ditentukan, Netanyahu gagal mendapat dukungan.

Sementara itu lawannya yang merupakan gabungan dengan kursi parlemen lebih kecil, menyatukan barisan sehingga jumlah kursi mereka cukup untuk membentuk pemerintahan.

Partai Arab, Ra'am, hanya memiliki empat kursi parlemen. Partai dipimpin Lapid dan Bennett juga hanya memiliki 17 dan 7 kursi parlemen.

Gabungan koalisi itu di antaranya terdiri dari Partai Yamina, Yesh Atid, Biru Putih, Meretz, Buruh, Yisrael Beitenu, New Hope, dan Ra'am.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

5 jam lalu

Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji

11 jam lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

24 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal