HTS ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS, Inggris, PBB, dan Turki.
Pemnimpin HTS Abu Mohammed Al Julani telah berupaya mengubah citra kelompoknya dari ideologi keras menjadi lebih moderat dengan menekankan inklusivitas dan pendekatan politik ke depan.
Dengan mencabut status HTS sebagai teroris, maka AS juga harus membatalkan sayembara senilai 10 juta dolar untuk menangkap Al Julani.