Demi Selamatkan Nyawa Bocah 8 Tahun, Pilot Buang 15 Ton Bahan Bakar di Udara

Anton Suhartono
Pesawat Asiana Airlines mendarat darurat demi menyelamatkan nyawa bocah 8 tahun (Foto: AFP)

Masalah yang muncul kemudian adalah pilot harus mengurangi beban pesawat karena bahan bakar masih penuh. Dengan bobot itu, pesawat sangat berisiko untuk mendarat.

Karena itu pilot membuang sebagian bahan bakar hingga pesawat mencapai bobot yang aman untuk mendarat. Total ada 15 ton bahan bakar yang dibuang di udara sebelum pesawat mendarat.

Setibanya di bandara Anchorage, Choi langsung dijemput petugas medis dengan bantuan kru Asiana Anchorage.

(Gambar yang dibuat Choi/Foto: Asiana Airlines)

Pesawat langsung melanjutkan penerbangan dan tiba di Bandara Incheon 4 jam lebih lambat dari waktu seharusnya.

Saat mendarat di Incheon, pilot kembali meminta maaf kepada penumpang dan berterima kasih atas kerja sama mereka. Pengumuman itu disambut dengan tepuk tangan dari penumpang.

Beberapa hari setelah kejadian, maskapai mengumumkan bahwa ayah Choi mengirim surat berisi ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlah berjasa menyelamatkan anak mereka. Choi juga menyertakan gambar pesawat hasil karyanya dalam surat itu.

"Kami berterima kasih kepada kru pesawat, penumpang, pilot, dan petugas OZ 221 karena telah membuat pilihan sulit untuk pendaratan darurat serta staf di Anchorage atas respons cepat mereka terhadap anak saya," demikian isi surat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Heboh, Penumpang Pesawat Nekat Buka Pakaian

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Bertemu Petinggi Embraer Brasil di Istana, Bahas Rencana Beli Pesawat?

Nasional
7 hari lalu

Viral! Aksi Heroik Dokter Selamatkan Bayi Kejang-Kejang di Pesawat

Nasional
21 hari lalu

Pesawat ATR yang Hilang Kontak Diduga Jatuh di Bantimurung Maros, Pencarian Difokuskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal