Sebagai salah satu negara penerus bekas Kekaisaran Austria-Hongaria, Republik Cekoslovakia memiliki beberapa wilayah paling terindustrialisasi dibandingkan negara sebelumnya.
Republik Cekoslovakia bertahan dalam bentuk yang sama dari tahun 1918 hingga 1938 hingga Nazi memutuskan untuk campur tangan dalam status kedaulatan negara tersebut. Pada 1938, Jerman mencaplok Sudetenland dan negara tersebut kehilangan kohesi yang mengikat wilayah-wilayah tersebut.
Rutenia Carpathia dan sebidang wilayah Slovakia Selatan dianeksasi oleh Hongaria, sementara Polandia menganeksasi wilayah Trans-Olza. Dari tahun 1939 hingga 1945, wilayah Cekoslovakia yang tersisa dibagi menjadi Protektorat Bohemia dan Moravia serta Republik Slovakia, keduanya di bawah kendali Reich Ketiga.
Setelah perang, wilayah tersebut berada di bawah kendali Soviet. Sebagai negara anggota Pakta Warsawa, Cekoslovakia menjadi republik Sosialis. Ini berlangsung hingga 1989 atau sampai komunisme runtuh di Cekoslovakia selama Revolusi Beludru.
Negara ini menjadi Republik Federasi Ceko dan Slovakia sebagai satu negara, namun tidak bertahan lama. Federasi tersebut dibubarkan pada 31 Desember 1992, hingga terpisah kembali menjadi Republik Ceko dan Slovakia.
Sebelum menjadi negara bagian di A, Kerajaan Hawaii berdiri sebagai negara berdaulat dan diakui oleh beberapa negara Eropa. Dibentuk pada 1795, Hawaii diperintah sebagai monarki absolut hingga tahun 1840 dan kemudian sebagai monarki konstitusional.