Biaya Penitipan Mahal, Warga Australia Enggan Punya Anak Lagi

Nathania Riris Michico
Maya Linden and anaknya, Lily di sebuah tempat penitipan anak di Melbourne, Australia. (FOTO: ABC News/ Loretta Florance)

"Tenaga pengajar bisa hanya mendapatkan gaji 20 dolar Australia (sekitar Rp184 ribu), per jam yang sesungguhnya tidak pantas bila dibandingkan dengan kualifikasi mereka."

Jumlah itu mendekati gaji minimum karyawan di Australia yang per jammya yakni 19,49 dolar Australia atau sekitar Rp179 ribu.

"Beberapa perempuan yang punya dua anak bahkan harus berhenti kerja sampai lima atau enam tahun karena memang biayanya sulit dipenuhi."

Gyle, yang bekerja sebagai manajer perusahaan senior di bank Australia, paham soal pengelolaan uang, sehingga menurutnya pengeluaran untuk biaya penitipan anak luar biasa besar.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
16 hari lalu

Pesawat Timpa Hanggar Picu Kebakaran Besar, 2 Orang Tewas 10 Luka

Internasional
20 hari lalu

Nahas! Perempuan Ini Tercebur ke Septic Tank Toilet Umum saat Berlibur Bareng Keluarga

Nasional
22 hari lalu

PM Albanese Berterima Kasih ke Prabowo, RI Kirim 250 Ribu Ton Urea ke Australia

Nasional
23 hari lalu

Prabowo dan PM Australia Diskusi via Telepon, Tegaskan Kerja Sama Strategis Tetap Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal