Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer
Advertisement . Scroll to see content

Biaya Penitipan Mahal, Warga Australia Enggan Punya Anak Lagi

Selasa, 18 Februari 2020 - 14:13:00 WIB
Biaya Penitipan Mahal, Warga Australia Enggan Punya Anak Lagi
Maya Linden and anaknya, Lily di sebuah tempat penitipan anak di Melbourne, Australia. (FOTO: ABC News/ Loretta Florance)
Advertisement . Scroll to see content

Walau demikian, bila diterapkan dengan baik, pengajaran di penitipan dapat mempengaruhi perkembangan anak ketika mereka duduk di bangku sekolah dasar hingga SMA.

Menteri Pendidikan Australia, Dan Tehan, mengatakan pemerintah sudah mengeluarkan biaya lebih banyak ke sektor penitipan anak.

"Lebih dari 70 persen orangtua sudah membayar 5 dolar Australia (sekitar Rp46.000) lebih murah per jamnya," katanya.

"Tapi saya masih berusaha agar beban biaya bisa semakin ringan lagi bagi orangtua."

Walau dana jutaan dollar sudah disalurkan, profesi di bidang ini masih menjadi salah satu pekerjaan dengan gaji terendah di Australia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut