Biaya Penitipan Mahal, Warga Australia Enggan Punya Anak Lagi

Nathania Riris Michico
Maya Linden and anaknya, Lily di sebuah tempat penitipan anak di Melbourne, Australia. (FOTO: ABC News/ Loretta Florance)

Menteri Pendidikan Australia, Dan Tehan, mengatakan pemerintah sudah mengeluarkan biaya lebih banyak ke sektor penitipan anak.

"Lebih dari 70 persen orangtua sudah membayar 5 dolar Australia (sekitar Rp46.000) lebih murah per jamnya," katanya.

"Tapi saya masih berusaha agar beban biaya bisa semakin ringan lagi bagi orangtua."

Walau dana jutaan dollar sudah disalurkan, profesi di bidang ini masih menjadi salah satu pekerjaan dengan gaji terendah di Australia.

Rebecca Stiles, Direktur Hillbank Community Childrens Centre di Australia Selatan, sudah sejak lama mengampanyekan kenaikkan gaji karyawan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
1 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
1 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal