Bentrokan Sadis di Penjara Tewaskan 116 Napi, Presiden Ekuador Berlakukan Keadaan Darurat

Anton Suhartono
Bentrokan antargeng napi di penjara Ekuador menewaskan 16 orang (Foto: AP)

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan, puluhan mayat tergeletak di Paviliun 9 dan 10 penjara Litoral layaknya medan perang. Bentrok antargeng melibatkan senjata api, pisau, bahkan bom. 

Bahkan seorang komandan polisi di daerah Fausto Buenano mengatakan, ada mayat yang ditemukan di pipa penjara.

Mantan Presiden Dewan Rehabilitasi Nasional Ekuador Ledy Zuniga mengatakan pembantaian di penjara Ekuador ini merupakan yang paling parah dalam sejarah.

“Dalam sejarah negara, belum pernah ada insiden serupa atau mirip dengan ini,” kata Zuniga.

Pria yang juga pernah menjabat menteri kehakiman Ekuador pada 2016 itu menyesalkan tidak ada langkah-langkah antisipasi yang dilakukan untuk mencegah pembantaian, padahal kejadian serupa terjadi pada Februari lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

560 Napi Lansia Dapat Remisi, Negara Hemat Biaya Makan Rp1 Miliar Lebih

57 tahun lalu

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara Kasus Kebakaran yang Tewaskan 22 Orang

57 tahun lalu

Guyon Prabowo ke Jumhur: Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang jadi Menteri

57 tahun lalu

Nadiem Kembali Jalani Operasi usai Dituntut 18 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Curhat Nadiem usai Dituntut 18 Tahun Penjara: Patah Hati, Negara Bisa Lakukan Ini setelah Pengabdian Saya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal