Bentrokan Sadis di Penjara Tewaskan 116 Napi, Presiden Ekuador Berlakukan Keadaan Darurat

Anton Suhartono
Bentrokan antargeng napi di penjara Ekuador menewaskan 16 orang (Foto: AP)

QUITO, iNews.id - Presiden EkuadorGuillermo Lasso mengumumkan keadaan darurat dalam sistem lembaga pemasyarakatan negara itu, Rabu (29/9/2021), menyusul tewasnya 116 narapidana dalam bentrokan antargeng. Bentrokan pecah di Lembaga Pemasyarakatan Litoral, Kota Guayaquil. Bahkan delapan di antara korban tewas dipenggal, laporan lain menyebutkan lima orang ditemukan tanpa kepala.

Bentrokan napi yang dipicu perebutan kekuasaan di penjara oleh kelompok geng narkoba internasional itu juga melukai 80 orang.

Lasso menetapkan keadaan darurat yang memberikan kekuasaan kepada pemerintah untuk mengerahkan polisi dan tentara ke dalam penjara.

Menurut Lasso, pembantaian di penjara merupakan peristiwa mengerikan dan menyedihkan. Dia juga belum bisa menjamin pihak berwenang bisa memegang kontrol kembali.

“Sangat disesalkan bahwa penjara diubah menjadi tempat perselisihan kekuasaan oleh geng-geng kriminal,” katanya, dikutip dari Associated Press, Kamis (30/9/2021).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

560 Napi Lansia Dapat Remisi, Negara Hemat Biaya Makan Rp1 Miliar Lebih

57 tahun lalu

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara Kasus Kebakaran yang Tewaskan 22 Orang

57 tahun lalu

Guyon Prabowo ke Jumhur: Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang jadi Menteri

57 tahun lalu

Nadiem Kembali Jalani Operasi usai Dituntut 18 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Curhat Nadiem usai Dituntut 18 Tahun Penjara: Patah Hati, Negara Bisa Lakukan Ini setelah Pengabdian Saya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal