Belanda dan Australia mendesak Dewan ICAO untuk membujuk Rusia melakukan negosiasi mengenai ganti rugi.
Menlu Australia Penny Wong mengatakan pemerintahnya menyambut baik putusan tersebut seraya mendesak ICAO untuk bergerak cepat menentukan ganti rugi.
“Kami menyerukan kepada Rusia untuk mau bertanggung jawabnya atas perbuatan kekerasan yang mengerikan ini serta memberi ganti rugi atas perilakunya, sebagaimana diwajibkan menurut hukum internasional,” kata Wong.
ICAO tidak memiliki kekuatan untuk menegakkan putusan tersebut, namun memiliki berhak menetapkan standar penerbangan global yang diadopsi oleh mayoritas 193 negara anggotanya.
Sejauh ini badan PBB yang berkantor pusat di Montreal, Kanada, itu belum memberikan komentar. Kasus ini diajukan oleh Belanda dan Australia pada 2022.
Hakim pengadilan Belanda pada November 2022 memvonis dua pria Rusia dan seorang pria Ukraina bersalah atas tuduhan pembunuhan akibat kejadian itu. Mereka disidang secara in absentia.
Rusia membantah terlibat dalam kejadian itu seraya menyebut putusan itu memalukan. Pemerintah juga tidak akan mengekstradisi warganya.