Lebih lanjut Miller mengungkap, kelompok tersebut saat ini fokus membebaskan ribuan anggota serta keluarga mereka dari kamp-kamp penahanan di Suriah. Parahnya saat ini tak ada upaya internasional yang terkoordinasi untuk mencegah tindakan tersebut.
Saingan ISIS, kata Miller, Al Qaeda juga masih kuat. Kelompok yang bertanggung jawab atas serangan 11 September di AS itu telah kehilangan pemimpin dan tokoh kunci, namun tetap kuat.
Al Qaeda masih bertekad melakukan serangan di AS dan Eropa, bahkan mampu masuk ke Angkatan Udara Arab Saudi seperti terungkap dalam serangan yang menewaskan tiga tentara AS di pangkalan militer Pensacola, Florida, pada Desember 2019.
Kelompok afiliasi Al Qaeda di Yaman dan Afrika masih punya kemampuan melakukan serangan mematikan, namun kekuatan di bagian lain seperti India dan Pakistan telah melemah signifikan.
Di Afghanistan kekuatan Al Qaeda menurun menjadi hanya puluhan anggota. Fokus mereka kini hanya mempertahankan keberlangsungan hidup organisasi.
Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani Taliban dengan AS pada Februari lalu, mereka setuju menghentikan Al Qaeda untuk menggunakan Afghanistan sebagai tempat perencanaan serangan.